Tidak banyak yang bisa di banggakan darinya
Datang membawa lembayung pergi menantang cakrawala
Hal manis seketika berubah menjadi pesimis
Tak kala harap menjelma menjadikannya isak tangis
Senja yang berada di ujung nestapa
Menjadi senjata pedang bermata dua
Kadang ia cantik cerah merona
Kadang ia hitam gelap penuh duka
Senja membawa penikmatnya pada pertemuan singkat
Membangkitkan tekad pada jiwa yang terlanjur sekarat
Merangkak pamit mengurungkan niatnya untuk menetap
Kalaupun menetap,ia tak akan lama.
Kalaupun lama pasti akan berakhir dengan derai air mata
Leave a Reply