Jangan Salat Bersama Teman Dekat

Kejadian ini terjadi tepatnya pada hari Rabu, 3 agustus 2022. Kami mantan siswa X RPL 4 bersama-sama menuju kos salah satu teman kami. Kami berdelapan orang, yaitu Assa Eka Putra Wiguna, Aufa Salsabila Algifari, Afif Al Arasyi, Dewangga Zindagi Faturrohman, Kautsar Rifqi Aditya, Kevin Ananda Putra, Noah Fawwas Dzakki Wibowo, Sahal Arya Bara. Sesampainya di kos, kamu melakukan kegiatan seperti biasa. Mulai dari makan, lalu yang nanti akan berlanjut pada sebuah kesesatan.

Singkat cerita, kegiatan makan kami sudah selesai. Setelah itu, kami lanjutkan dengan agenda salat bersama dan sesi pemilihan imam. Ketika kami melakukan sesi pemilihan imam, terpilihlah Kevin Ananda Putra. Semua orang telah selesai berwudu. Kami pun segera memulai salat. Sebelum salat pun dimulai sudah banyak sekali yang tertawa. Setelah tawa reda kami pun segera menunaikan salat. Pada rakaat kedua, salah satu orang yang berada pada saf depan pun tertawa. Akhirnya dia memilih untuk pergi ke kamar mandi. Lalu, ia pun pergi ke kamar mandi seraya menahan senyum manisnya. Tanpa aba-aba, dia mulai melancarkan drama yang sudah dia susun sedemikian rupa. Dia berpura pura jatuh, dengan perlahan dia pun memperagakan aksi terpelesetnya. Tanpa terduga ketika dia jatuh, dia tiba-tiba mengatakan “aduh, jatuh” sambil perlahan mengusap belakang punggung saya tanpa saya sadari. Bisa kalian bayangkan, bagaimana situasi saat itu. Gelak tawa pun tak terhindarkan.

Di akhir cerita, saya bersama Sahal mengulang salat kami dan menjauh dari teman-teman kami yang lain. Karena kami tahu jika kami melaksanakan salat di dekat mereka, salat kami tidak akan selesai. Intinya jangan pernah salat bersama teman-teman dekat kalian.