Cinta secukupnya

Aku tak pernah berpikir mencintaimu, walau hanya sekejap

Tapi yang terjadi tak ubahnya alur nasib yang terbalik

Aku mencintaimu sejak kali pertama

Saat lembut sapamu terucap dan mata lugumu menggugat

Tanpa kusadari lajunya, dua tahun sudah aku menunggumu

Mengurungku dengan cinta satu-satunya

Kubela tanpa harus aku bertanya-tanya

Bukankah cinta memang tak pernah butuh alasan

Meski hanya satu huruf

Sepertinya iya!