Kegiatan hari jumat dan kamis

Penulis : Andhika Bintang kurniawan

Jumat : 8/3/24

Hari ini di kelas ada aktivitas yang sangat seru di hari jumat ini seluruh kelas ada tugas utk membuat prototype dengan kelompok

di kelas penuh dengan kesenangan dan bisa saling mengorbrol sama temen yang lain bisa melihat kelompok yang lain lagi membuat prototype yang menarik

Pelajaran hari kamis itu di suruh membaca pidato bahasa jawa tugas untuk membuat pidato bahasa jawa sudah di kasih dari kamis minggu lalu dan minggu ini di praktekan utk membaca pidato itu saya di hari itu sempet kelupaan tidak ngeprint teks pidato itu saat guru sudah dateng saya langsung cepat memindahkan file teks saya ke flash disk dan izin ke guru untuk ngerprint di pikiran saya lebih enak ngeprint di kopsis dan teryata saat saya cek kopsisnya tutup dan saya berpikir sejenak dari kejauhan saya melihat bu guru di deket bk saya langsung lari untuk menyamperinya dan akhirnya setelah beberapa menit print sudah selesai dan saya mengucapkan “terimaksih ” ke guru itu dan langsung bergegas lari ke kelas lagi…. 🙂

Contoh Kelompok saya tugasnya adalah membuat sabun sensor tangan itu gambar dari rakitan sensor tangannya saat sudah selesai di rakit sensornya saat di coba beberapa kali sensornya berfungsi dengan aman tapi setelah beberap menit tidak berfungsi lagi kelompok saya langsung mencari tau apa kerusakannya setelah di benarkan sensor itu berfungsi dengan aman setelah saya cari tau di goggle tentang sensor itu teryata sensor itu bisa menderteksi cahaya dan bisa di pakai di dalam kamar mandi.. 🙂

tadi pagi sebelum p5 ada kegiatan pengajian di GOR smk telkom purwokerto untuk menyambut hari pertama puasa di mulai di GOR sangat ramai sekali di pengajian tersebut di ceritakan bahwa saat puasa tidak boleh batal
di karenakan bisa tidak mendapatkan pahala dan harus menganti puasa itu setelah puasa selesai
seluruh siswa langsung pada paham saat di ingatkan begitu tapi saat saya lihat sekeliling
beberapa orang bermain game ada juga yg lagi nonton yt dan memakai earphone di saat itu saya sudah mencoba mengingatkan mereka untuk melepas earphone itu dan mendengarkan guru dan uztad di depan tapi pada tidak peduli sama sekali jadi saya biarkan saja tidak urusin merka yang sibuk sendiri 🙂