
Penulis : Dimas Satrio Nugroho
28 – 29 Februari 2024
Pada Rabu, 28 Februari 2024, kami SMK Telkom Purwokerto khususnya kelas XI mengadakan Outing Class ke Kota Bandung. Sebelum memulai kegiatan kami di hari pertama pada Kamis, 29 Februari 2024, pada pagi harinya kita melaksanakan sarapan pagi bersama di Resto Dayang Sumbi yang tepatnya berada di daerah Cikole. Setelah Kegiatan Sarapan Pagi bersama kami melanjutkan perjalanan ke Telkom University Bandung, untuk melakukan kunjungan yang nantinya disana kami mendapat berbagai materi dan pengalaman.

Kegiatan kami berlanjut di Telkom University Bandung, di sini kami diberi materi mengenai Personal Branding. Bagaimana membangun sebuah Personal Brading? dan bagaimana untuk membedakan diri kita dengan orang lain? Kurang lebih itu materi yang kami dapatkan di sini. Disampaikan oleh Dini Salmiyah Fitrah Ali, S.S, M.Si salah satu Dosen di Telkom University Bandung. Ada beberapa teman kami yang tampil sebagai presentator, dimana mereka akan menceritakan seputar personal branding mereka, salah satunya adalah Bintang Azka. Disana ia menyampaikan bagaimana ia membangun personal brandingnya dan mengapa tertarik pada bidang tersebut. Di sana juga kami mendapat beberapa hiburan berupa penampilan menyanyi dan juga kami mendapat snack siang.

Di tempat ini kami beristirahat sejenak dan berfoto dengan 1 angkatan dan juga 1 kelas. Kami di Bandung Technopark tidak lama dan hanya sebentar, karena setelah itu kami melaksanakan makan siang di Saung Pengkolan 1 yang berada dekat dengan The Great Asia Africa. Selesai makan siang kami beristirahat kemudian melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi The Great Asia Afrika

Sesampainya kami di The Great Asia Afrika, kami melaksanakan sholat terlebih dahulu (muslim) dan setelah itu kami berkeliling di sana. Tersaji pemandangan yang indah, sejuk udaranya, dan tempat yang bernuansa berbagai negara dari Benua Asia. Di sana kami mendapat kupon untuk di tukarkan minuman. Di sana saya dan teman saya yaitu Davinda Khrisna dan Hanif Altamis bersantai menikmati pemandangan sambil menikmati minuman yang telah kami tukarkan dengan kupon yang dibagikan di pintu masuk wisata. Tak lama disana hanya sekitar 1 jam kami kembali ke bis untuk melanjutkan kegiatan yaitu Check-In di Hotel POP! Citylink yang berada di tengah kota. Nantinya disana kami beristirahat dan melaksanakan kegiatan Gala Dinner dan Malam Kreasi yang akan dimulai pada pukul 19.30 WIB.

Sampailah kami di POP! Hotel Festival Citylink Bandung yang berlokasi di tengah Kota Bandung. Hotel yang terletak dekat dengan Mall Festival Citylink. Kami sampai di hotel pada pukul 18.00 WIB. Masih ada waktu 1,5 jam lebih sebelum acara malam kreasi di mulai, sehingga kami bisa beristirahat dan mandi untuk persiapan acara malam nanti.

Tiba saatnya kelas kami untuk tampil. Sempat ada kebingungan lantaran panggung yang tidak cukup, karena kami tampil sekelas, sehingga sebelum tampil kami menyiapkan dan mengubah beberapa hal. Mulai dari formasi dance dan juga gerakan yang sempat kami ubah agar mencukupi panggung. Acara berjalan dengan lancar dan menyenangkan, beberapa dari kami setelah acara langsung pergi ke kamar karena kelelahan lantaran kegiatan ppada hari itu cukup padat dan melelahkan dan ada juga yang bersantai dan mengobrol bersama.

Paginya setelah kami Check-Out kami sarapan bersama di HARRIS Hotel. Setelah kegiatan sarapan bersama kami pergi ke Cibaduyut tepatnya di Grutty Wisata Belanja Cibaduyut. Di sana banyak kerajinan yang terbuat dari kulit, termasuk jaket, sepatu, dan berbagai kerajinan yang lainnya.

Setelah puas berbelanja di Grutty, kami beranjak ke Trans Studio Bandung yang nantinya di sana kami dibebaskan untuk bermain dan berkeliling. Sebelum itu untuk para laki-laki yang beragarma muslim melaksanakan sholat Jumat terlebih dahulu di Masjid Agung Trans Studio yang letaknya persis di depan Trans Studio Mall Bandung. Untuk perempuan dan siswa nonmuslim dipersilahkan untuk langsung masuk dan bisa bermain di Trans Studio. Di sana kami diberikan kupon untuk ditukarkan untuk makan siang.

Sampai di dalam kami di sambut dengan nuansa dunia fantasi dan anak-anak. Berbagai wahana pada saaat itu mulai dipadati oleh pengunjung dan terlihat ramai. Wahana pertama yang saya coba bersama teman saya Kaffqa Tegar yaitu rumah hantu. Yang pertama kami rasakan saat masuk ke wahana tersebut terasa horror nya adanya lukisan dan kursi bergerak serta lampu yang dibuat remang-remang menambah kesan seram pada wahana tersebut. Namun, bagi saya dan Kaffqa wahana tersebut kurang menyeramkan dan setelah itu saya dan Kaffa masuk ke wahana Gadabra. Disana kami menyaksikan berbagai pertunjukkan sulap. Selesainya menyaksikan pertunjukkan sulap, saya berkeliling mencari wahana yang menyenangkan. Saya menaiki wahana Trans Racing dan juga Vertigo, dimana kita akan diputar-putar seperti yoyo yang sedang dimainkan seseorang. Tidak banyak wahana yang saya coba disana karena keberanian saya dan keterbatasan waktu.

Kegiatan terakhir kami berada di Saung Angklung Udjo, tempat angklung dibuat. Di sana kami menyaksikan pertunjukkan musik dengan alat musik yang terbuat dari bambu, tarian tradisional, dan juga wayang golek. Bagian yang paling menyenangkan adalah kami di ajarkan cara untuk bermain angklung dengan menggunakan potongan dari beberapa musik. Di luar dari ekspetasi saya, menurut saya acara di sini adalah acara yang paling menyenangkan dari seluruh acara yang saya jalani. Ada juga bagian pada acara ini yang paling menyenangkan, yaitu para murid dari Saung Angklung Udjo dan SMK Telkom Purwokerto bernyanyi dan berjoget bersama di panggung. Lelah dari kami terbayarkan di acara terkhir kami di wisata budaya Saung Angklung Udjo.
Leave a Reply