Jalan pulang yang sama setiap harinya.
Hari-hari membosankan yang bergulir begitu saja.
musim-musim dan cuaca yang selalu silih berganti.
Apakah hidup ini akan terus mengalir mengikuti arus kehidupan?
Ku terbangun disetiap malamnya,
hanya mengikuti rutinitas tiada akhir seperti lagu yang terus terulang.
Dari musim hujan, sampai musim kemarau. Dari langit mendung hingga langit biru.
Akankah nantinya akan ada kejutan dibalik horizon yang tak kusadari?
Mungkin rutinitas kehidupan ini takkan berubah dan berhenti?
Semuanya bagaikan terhalang, aku tidak bisa melihat hari esok
Namun, saat ku menarik tirai dan membuka jendela.
Akupun merasakan angin yang terasa lebih lembut daripada yang kukira.
Ternyata dibalik langit yang mendung, terdapat cuaca yang cerah.
Akankah seseorang yang menutup telingaku bukanlah orang lain? melainkan diriku sendiri?
Akankah telah kuabaikan keberuntungan dan kenangan berhargaku?
Meski jalan ini berliku, tak selalu mulus, seperti langit yang berganti.
Mungkin langitku akan bersinar, suatu hari nanti. Cerahlah.
Leave a Reply