Di langit yang tinggi, cita-cita terbentang, Sejernih bening, bagai impian yang nyata. Filsafat merayap dalam awan dan bintang, Mengurai makna, menusuk jiwa yang g’lah tergoda.
Angkasa luas adalah kanvas khayal, Penuh misteri, seperti teka-teki alam. Sebagai filosofi, langit memaparkan rahasia, Cita-cita kita terangkai dalam sinar matahari.
Begitu tinggi, langit memandang dunia, Serupa pandangan kita pada tujuan abadi. Di sana, impian berkembang dan terbang, Sejauh langit, sebesar cita-cita kita.
Jika bumi adalah panggung, langitlah akhir, Cita-cita terukir dalam cakrawala. Filsafat terbangun, mengartikan arti, Langit yang tinggi, pelita harapan abadi.
Leave a Reply