Di tengah kerumunan orang, ku melihatmu,
Arah pandangan mataku hanya untukmu.
Hanya di tempat itu, engkau bercahaya,
Semua tak percaya, tapi kenyataannya begitu nyata.
Cinta, oh cinta, keajaiban yang aneh,
Engkau hadir di mana saja, mengalir seperti sungai.
Kau tak seperti yang lain di sekitarmu,
Kau pancarkan aura yang benar-benar luar biasa.
Dari kemarin, perasaan ini semakin tumbuh,
Setiap pertemuan, hatiku terkesima dan bahagia.
Walaupun hanya ingin berteman, tapi ku tak kuat,
Perasaan ini terlalu dalam, ingin kulepaskan begitu saja.
Apakah kamu juga merasakannya,
Jika ya, bagaimana kita bisa melanjutkannya?
Dalam dadaku, detak jantung memburu,
Cinta ini terlalu besar, terlalu mendalam.
Cinta selalu datang tanpa diduga,
Di saat yang tidak kita perkirakan.
Walaupun kamu bilang ingin jadian,
Aku belum siap, belum bisa memberikan jawaban.
Dari kemarin, perasaan ini semakin kuat,
Seperti kecepatan yang tak bisa kutebak.
Mengapa aku begitu suka, aku tak tahu alasannya,
Mungkin besok atau bulan depan, kita akan tahu.
Cinta ini seperti mabuk yang tak terhindarkan,
Namun, aku hanya ingin berteman, mengapa harus sedih?
Terlalu suka, terlalu dalam,
Dari kemarin, semakin suka, cinta ini nyata.
Leave a Reply