Puisi

Menemani masa tuamu

Terimakasih aku haturkan pada ayah dan ibu yang sampai sekarang

Bahumu masih untukku dan rasa cinta dan sayang tak pernah surut engkau berikan

Rumah yang hangat menjadi alasanku pulang

Membuatku merasa bahwa aku anak paling beruntung

Kakiku siap berdiri untuk bakti padamu

Maafkan aku wahai kasihkuYang belum memahami arti bakti padamu

Yangmana terkadang baktiku malah menyayat hatimu

Banyak kecewa yang masih nampak

Aku akui, sulit sekali membalas jasamu

Bahkan kutanyakan seluruh dunia tetang bagaimana membalas jasamu

Ku akui tak pernah kurang dalam kasihmu

Tapi, pada akhirnya aku tak mampu membalasmu

Tak ada yang mampu memadankan sekalipun dekat disandingkan Bahkan permata setumpuk gunungpun tak dapat menggantinya

Maka, hanya terimakasih namun sumpah baktiku sungguh untukmu