Ku usapkan tisu ke wajahku
Yang basah karena turunnya air mata
Dari langit yang gelap
Seperti tawa matahari yang mulai mereda
Kepala yang penuh akan kenanganmu
Memecahkan semua pot kebahagiaan
Sebab rindu yang terbit usai kau lepas diriku
Belahan jiwaku..
Tak ada lagi tawa
Tak ada lagi suaramu yang merdu
Aku masih merindukanmu, dan menunggumu
kembalilah, kembalilah belahan jiwaku
Jangan biarkan tubuh ini kosong
Dan hidup dengan jiwa yang mati
Leave a Reply