Awan mendung abu-abu
Hanya sedikit cahaya yang masuk
Terus terus angka terus berjalan
Hatiku bergetar
Dengan membawa harapan besar
Ku lelap dalam waktuku
Seperti kopi yang larut pada air
Merasakan tamparan pahit
Sampai kusadar
Menghapus yang seharusnya ku lihat
Dan kini tak tahu kemana ku harus berlari
Leave a Reply