Sinar rembulan indah menerpa
Tawa candu mu mengiringi hari-hariku
Cantik rupa mata itu selalu menetap di pikiran
Bahu itu… bisakah aku bersandar di sana?
Memeluk tubuhmu dengan erat bagai tiada lagi hari esok suntuk kita berdua
Namun, aku ketakutan sekarang di dalam kubangan khayalan yang ada
Diri ini hanya dapat mengagumi dirimu dalam diam
Menahan diri untuk tidak menenggelamkan diri ini di pelukan mu
Bisakah aku dan kamu menjadi kita suatu hari nanti?
Leave a Reply