Alam menyapa disaat tenggelamnya sang senja
Ku ambil pena, namun jariku kaku terasa
Tak sepatah sajak pun mampu mewakilkan sang pencipta Semesta
Kurindu senja dimana keindahan langitnya mampu menghapus bayangmu
Tapi tetap saja semua kenanganmu selalu teringat dalam benakmu
Bukan hanya mengingatkan, bahkan senja menyuruhku untuk kembali padamu
Tapi tenang saja, itu hanya sebuah angan-anganku
Sebuah lamunan muncul dalam benakku
Muncul tanpa memberi pertanda bisikan atau suara
Aku tak tahu apa yang harus ku katakan
Tak tahu lagi apa yang harus aku lakukan
Aku hanya bisa memohon kepada Tuhan
Agar aku dan engkau dapat disatukan menjadi kita
Leave a Reply