SENJA

Senja bergurau dengan semesta

Menarik akar dari pohon cemara

Menghancurkan elok tari dua burung merpati

Senja sedang bersanjung lirih

Perih terasa menyayat hati

Hingga warna-warni sang pelangi

Kian lama kian membias

Tuhan insan mana yang tega membuat senjaku terasa pilu?

Atas kerinduan yang tak kunjung datang

Tentang rasa yang tak pernah hilang