tanahku merana
karena tindakan semena-mena
tebang sana, tebang sini
kau gugur tunasku
dengan pestisida, sehari – hari
tanahku menangis
karena tidak lagi berisi
cacing dan luing kau basui
colembolla kau buat mati
tanahku tak lagi menyimpan air suci
karena hutan yang hijau tak lagi asri
tangis kehidupan meronta ingin terlepas dari jerat api yang memanas
tanahku dan masa depan ku
akan berakhir sebentar lagi
sampai kapan kau tak peduli untuk menjaga tanah kita lestari?
Leave a Reply