{"id":15266,"date":"2023-12-11T12:38:11","date_gmt":"2023-12-11T12:38:11","guid":{"rendered":"https:\/\/lions.smktelkom-pwt.sch.id\/?p=15266"},"modified":"2023-12-11T12:38:12","modified_gmt":"2023-12-11T12:38:12","slug":"sosok-hitam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lions.smktelkom-pwt.sch.id\/index.php\/2023\/12\/11\/sosok-hitam\/","title":{"rendered":"Sosok Hitam"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sebuah desa di daerah terpencil terdapat sebuah hutan, hutan itu disebut hutan angker oleh penduduk desa, kepala desa juga membuat peraturan&nbsp; untuk tidak mendekati hutan angker tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada suatu saat ada 6 anak-anak yang sedang bermain bola, mereka bermain bola di lapangan yang dekat dengan hutan angker. Mereka bermain bola sampai lupa waktu, pada saat mereka melihat sekitar mereka baru sadar bahwa hari sudah mulai gelap, salah satu anak mengajak anak yang lain pulang karena hari sudah gelap, &#8220;Tanggung bentar lagi juga selesai&#8221; ucap beberapa anak kemudian mereka lanjut bermain bola, lalu beberapa saat kemudian tanpa disengaja salah satu anak menendang bola terlalu keras hingga bola terlempar ke hutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu anak ingin mengambil bola tapi dicegah oleh anak yg lain &#8220;Gausah di ambil kan kita ga boleh ke hutan itu, lagian udah gelap mending pulang aja&#8221; kata salah satu anak, tapi anak tersebut tetap keras kepala ingin mengambil bola, akhirnya dia tetap pergi ke hutan tersebut untuk mengambil bola tersebut. Teman-temannya yang lain menunggu di lapangan, namun selang beberapa waktu anak itu belum kunjung kembali salah satu anak berkata &#8220;mending kita pulang aja paling dia udah pulang lewat jalur yang lain, soalnya udah lama ga balik-balik&#8221; yang lain pun setuju dan akhirnya mereka pulang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selang beberapa waktu orang tua dari anak yang pergi kehutan tadi khawatir karena anaknya belum pulang-pulang, orang tua anak tersebut pergi kerumah anak-anak yang tadi bermain bersama anaknya, saat sampai di salah satu rumah teman anaknya, mereka bertanya apakah anaknya ada di sini &#8220;Tidak ada, bukanya dia sudah pulang tadi dia pergi ke hutan angker untuk mengambil bola, kami kira dia sudah pulang lewat jalan lain jadi kami semua pulang&#8221; jawab teman anaknya. Orang tua anak itu pun panik karena tahu bahwa anaknya pergi ke hutan angker dan belum kembali, orang tua anak itu langsung pergi menemui kepala desa untuk membantu mereka mencari anaknya di hutan, akhirnya beberapa warga desa, kyai, dan juga kepala desa pergi ke hutan untuk mencari anak itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka mencari hingga larut malam namun masih belum menemukannya, hingga pada saat kyai menyuruh seluruh orang untuk membaca sholawat bersama-sama dan menyuruh salah satu orang untuk adzan, tiba-tiba terdengar suara jeritan minta tolong dari anak tersebut, semua orang yang mendengar jeritan anak tersebut langsung pergi menuju asal suara itu. Akhirnya mereka pun sampai di sebuah pohon beringin yang besar, di balik pohon itu terdapat sosok hitam yang sangat tinggi dan juga besar yang sedang merangkul anak kecil itu, orang tua anak itu berteriak memanggil-manggil anaknya, lalu sosok hitam itu berkata &#8220;Kalian tidak akan bisa mengambil anak ini, anak ini akan kujadikan tumbal untuk ku makan&#8221; setelah itu kyai pun membacakan sebuah doa, namun sosok hitam tersebut malah tertawa dengan keras seakan-akan doa yang dibacakan tidak ada apa-apanya, lalu kyai menyuruh semua orang untuk membaca doa, sholawat, dzikir, dan juga adzan bersama-sama. Kemudian sosok hitam itu pun berteriak keaskitan dan lalu perlahan-lahan menghilang, anak itu pun akhirnya berhasil kembali bersama semua orang, dan gara-gara kejadian tersebut semua orang dilarang bermain di dekat hutan angker tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di sebuah desa di daerah terpencil terdapat sebuah hutan, hutan itu disebut hutan angker oleh penduduk desa, kepala desa juga membuat peraturan&nbsp; untuk tidak mendekati hutan angker tersebut. Pada suatu saat ada 6 anak-anak yang sedang bermain bola, mereka bermain bola di lapangan yang dekat dengan hutan angker. Mereka bermain bola sampai lupa waktu, pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":880,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,28],"tags":[],"class_list":["post-15266","post","type-post","status-publish","format-standard","category-cerita","category-karya-tulis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lions.smktelkom-pwt.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15266","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lions.smktelkom-pwt.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lions.smktelkom-pwt.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lions.smktelkom-pwt.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/880"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lions.smktelkom-pwt.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15266"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lions.smktelkom-pwt.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15266\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15268,"href":"https:\/\/lions.smktelkom-pwt.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15266\/revisions\/15268"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lions.smktelkom-pwt.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lions.smktelkom-pwt.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lions.smktelkom-pwt.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}