Pendaki Punya Cerita.

Kala itu saya diajak mendaki dengan saudara dan 5 rekannya ke Gunung Sumbing via Bowongso.Tepatnya dihari jumat setelah balik sekolah saya bersiap menyewa peralatan dan membeli logistik untuk di perjalanan gunung nanti.

Saya dan rekan pendaki berencana untuk berangkat dari purwokerto menuju basecamp bowongso mulai pukul 07.00 , tetapi saat maghrib cuaca seketika hujan dan seakan membuat rencana kita gagal.

tapi saya dan rekan saya sabar menunggu untuk tetap berangkat dan akhirnya jam 09.00 kita baru mulai berangkat,oh sialnya kita…

kita berjalan dari purwokerto dan sampai banjarnegara untuk beristirahat,ah cape nya berkendara jauh ini.. Singkat cerita kita sudah sampai basecamp dengan penuh kesal karna motor saya mogok di tengah perjalanan…ah kenapa hari ini penuh kesialan! ..

se sampai nya kita di basecamp,saya dan rekan saya capek dan akhirnya tidur dan bangun subuh. Saat subuh kita pun bersiap dan registrasi pendakian.

Pukul 08.30 kita pun berangkat setelah sarapan yang sangat enak, oh mengapa pagi ini sangat cerah dan disuguhi makanan,ah enak nya pagi hari di nikmati dengan melihat keindahan gunung yang membuat saya semangat untuk mendaki.

di perjalanan pendakian, kita asik bercanda bercanda,berbagi cerita,saling berbagi keluh kesah..itulah indahnya mendaki dengan teman teman.

setelah berjalan ber kilo kilo meter,saya dan rekan pun sampai di pos 2 yaitu pos untuk camp, awalnya si kita sepakat untuk nge camp di pos gajahan,tapi tidak mudah untuk sampai kesana,kita pun dari pertengahan perjalanan sudah terkena hujan sampai pos 2, ah walaupun hujan ini membuat susah pendakian,tapi rasa syukur ini melebihi segalanya….

ah kenapa keindahan ini melebihi rasa ku padanya,haha

di camp kita menikmati senja dengan penuh tawa dan cerita, saling mendengarkan keluh kesah seorang kawan.

mungkin kita tidak bisa bahagia karna dia,tetapi senja bisa membuat kalian menjadi senang bahagia…ah indahnya senja kali ini disuguhi kopi panas….

larut malam kita pun mulai tidur dan berencana summit attack / mendaki ke puncak di waktu subuh jam 02.00.alangkah sial nya saat kita terbangun,kita terkena hujan dan akhirnya mengundur waktu pendakian.

dan akhirnya jam 03.40 kita sepakat untuk mempercepat pendakian.dan akhirnya kita sampai di pos gajahan jam 04.35 dan kita sholat subuh dulu disana, dan akhirnya kita berangkat lagi untuk kepuncak.

niat saya tidak pernah pudar untuk mencapai yang saya inginkan waktu itu,saya tidak akan menyerah walaupun pusing.

karna se sakit sakitnya rasa sakit akan terpecahkan oleh keindahan di atas puncak sana.dan akhirnya saya dan rekan berhasil mencapai puncak tertinggi di jawa tengah nomer 2 setelah gunung slamet.

Ah syukurlah kita selamat dari awal sampai tujuan, tidak di beri kesusahan.di puncak saya pun ber teriak seru, saya ber foto foto disana dengan rasa senang.

“Senja mengajarkan kita bahwa sesuatu yang terlihat indah sebagian besar hanya bersifat sementara”

“Senja emang gabisa bercerita,tapi Senja lah yang tau semua cerita.”