Senja

Kala itu..

Angin senja berhembus kencang

Seakan berlomba dengan para angin lainnya

Mentaripun seakan ingin menenggelamkan dirinya

Disana..

Di tepi jembatan itu

Kupandangi wajah indahmu

Kudapati penggantiku yang menemanimu disana

Aku hanya bisa memandangmu dari jauh

Tubuhku mematung kaku

Aku..

Merindukanmu yang dulu

Tatapan mata itu..

Bukan lagi milikku

Dibelainya surai hitammu

Tapi bukan lagi dengan diriku

Dulu..

Kamu bersandar nyaman di bahuku

Dengan tanganku yang mendekap dirimu

Tetapi semua itu bukan lagi milikku

Ingatkah dirimu?

Kali pertama kita bertemu

Kita bertemu di kala senja

Kini akan kukenang cerita indah kita

Selamanya di hatiku