HAJAR ASSYIFA ADHEAZASMI|X PPLG 6| Kamis, 10 April 2025

Hari Pertama Pembelajaran Setelah Liburan
Hari ini, Kamis, adalah hari kedua kami kembali ke sekolah setelah libur panjang. Suasana pagi terasa sedikit berbeda masih ada sisa-sisa rasa libur yang menempel di hati kami, tapi juga semangat baru untuk kembali belajar. Kemarin, Rabu, kami telah melaksanakan kegiatan halal bihalal di sekolah. Suasananya hangat dan penuh kebersamaan, saling bermaaf-maafan menjadi awal yang indah untuk memulai semester ini.
Memasuki hari Kamis, kegiatan pembelajaran dimulai dengan mata pelajaran DPK E. Di pertemuan pertama ini, kami belum langsung masuk ke materi yang berat. Suasana kelas masih cukup santai, dan Pak Reza memberi waktu untuk penyesuaian kembali setelah libur.
Hari ini kami hanya diminta untuk mendownload aplikasi Adobe Photoshop sebagai persiapan materi yang akan kami pelajari di pertemuan berikutnya. Beberapa dari kami masih belum familiar dengan aplikasi tersebut, tetapi guru menjelaskan dengan sabar bagaimana cara mengunduh dan menginstalnya. Kami juga berdiskusi ringan tentang kegunaan Photoshop dan sekilas tentang apa yang akan kami pelajari nantinya.

Setelah DPK E, pembelajaran dilanjutkan dengan mata pelajaran Bahasa Inggris yang dibimbing oleh Mrs. Lani. Pada pertemuan ini, Mrs. Lani mengajarkan kami tentang direct speech dan indirect speech. Penjelasannya cukup jelas dan mudah dipahami, meskipun beberapa dari kami masih perlu mengulang-ulang untuk benar-benar memahaminya.
Selain itu, Mrs. Lani juga mengingatkan kami agar rajin menghafalkan kosa kata Bahasa Inggris. Beliau mengatakan bahwa di kelas 11 nanti akan ada tes TOEIC, jadi penting untuk mulai mempersiapkan diri dari sekarang. Di akhir pembelajaran, Mrs. Lani memberikan kami tugas yang berkaitan dengan direct speech dan indirect speech untuk dikerjakan di rumah.

Selanjutnya, kami mengikuti mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dibimbing oleh Pak Herdi. Namun, Pak Herdi menginformasikan bahwa beliau akan masuk sedikit terlambat karena ada keperluan penting. Sambil menunggu, kami diberikan tugas untuk merangkum materi tentang sejarah masuknya Islam ke Indonesia hingga dakwah Wali Songo, kemudian dikumpulkan melalui Google Drive.

Setelah kami menyelesaikan tugas tersebut, Pak Herdi pun datang dan mengisi sisa waktu dengan menyampaikan beberapa nasihat singkat. Isi nasihatnya sederhana namun penuh makna beliau mengingatkan kami agar tetap menjaga akhlak dan semangat belajar meskipun baru saja kembali dari liburan. Suasana kelas menjadi lebih tenang.
Hari pertama pembelajaran setelah liburan ini berjalan dengan cukup ringan, tapi penuh makna. Kami mulai membangun kembali mood belajar untuk menghadapi semester yang baru, semoga tetap konsisten dan terus termotivasi ke depannya.
HAJAR ASSYIFA ADHEAZASMI|X PPLG 6| Jum’at, 11 April 2025

Hari Ketiga Masuk Sekolah – Stematel Culture
Hari ini adalah hari ketiga kami kembali masuk sekolah setelah libur panjang. Seperti biasa, hari Jumat tidak diisi dengan kegiatan pembelajaran mata pelajaran. Sebagai gantinya, kami mengikuti kegiatan Olah Rasio yang dilaksanakan di ruang kelas mulai pukul 07.00 hingga 08.00 pagi, didampingi oleh wali kelas kami, Pak Herdi.
Tema Olah Rasio hari ini adalah “Satu Halaman Penuh Cerita”. Aktivitas ini bertujuan untuk melatih kelancaran menulis tangan, memperkaya kosakata, serta mengasah kemampuan kami dalam mengekspresikan ide secara spontan dan jujur. Kami diminta untuk menulis tangan selama 30 menit penuh, sebanyak satu halaman, lalu mendokumentasikan hasil tulisan tersebut dalam bentuk foto dan mengumpulkannya melalui Google Form.
Ada berbagai pilihan topik yang bisa kami pilih sesuai minat dan perasaan masing-masing. Aku sendiri memilih topik “Surat untuk Diriku di Masa Depan”. Saat menulis, aku mencoba membayangkan diriku beberapa tahun ke depan—tentang cita-cita, beberapa pengingat penting untuk diriku sendiri di masa depan, dan harapan-harapan kecil yang ingin aku capai. Rasanya menulis seperti ini cukup menyenangkan, karena bisa sekaligus jadi media refleksi pribadi.

Setelah kegiatan Olah Rasio selesai, kegiatan hari ini dilanjutkan dengan program Living and Playing, yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.30. Kali ini, kegiatan berfokus pada sosialisasi pencegahan perundungan dan K3LH (Keselamatan, Keamanan, Kesehatan, dan Lingkungan Hidup).
Sesi pertama dalam kegiatan ini menghadirkan seorang narasumber dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto, yaitu Dr. Ugung Dwi Ario Wibowo, S.Psi., M.Si. Beliau merupakan seorang dosen sekaligus ahli di bidang psikologi yang membawakan materi terkait pencegahan perundungan.
Dalam pemaparannya, Dr. Ugung menjelaskan tentang berbagai penyebab terjadinya perundungan—baik yang berasal dari faktor lingkungan, kurangnya empati, hingga pengaruh media sosial. Beliau juga membahas dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh perundungan, baik bagi korban maupun pelaku.
Selain itu, beliau memberikan beberapa cara efektif dalam mencegah terjadinya perundungan, seperti membangun komunikasi yang sehat, menumbuhkan rasa empati antar sesama, serta pentingnya peran lingkungan sekolah dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman. Penyampaian beliau cukup menarik dan mudah dipahami, diselingi dengan contoh-contoh nyata yang membuat kami semakin sadar akan pentingnya menjaga sikap dan perilaku terhadap orang lain.
Kegiatan ini bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga mengajak kami untuk lebih peduli dan berani bersikap jika melihat perundungan di sekitar. Harapannya, setelah mengikuti sosialisasi ini, kami bisa menjadi bagian dari generasi yang berani menghentikan perundungan dan menciptakan lingkungan yang positif di sekolah.
Setelah sesi pemaparan dari Dr. Ugung Dwi Ario Wibowo, kegiatan dilanjutkan dengan pembicara kedua, yaitu Mas Anom, alumni SMK Telkom Purwokerto angkatan 19 yang kini bekerja di Telkom Access sebagai supervisor. Beliau memberikan materi terkait K3LH (Keselamatan, Keamanan, Kesehatan, dan Lingkungan Hidup) yang sangat relevan dengan dunia kerja.
Mas Anom menjelaskan pentingnya keselamatan kerja, seperti penggunaan alat pelindung diri (APD), terutama untuk jurusan TJA dan TJK, yang harus selalu mengenakannya untuk menghindari risiko cedera. Beliau juga menekankan agar kami selalu mengikuti prosedur kerja yang aman dan berhati-hati dalam setiap pekerjaan.
Selain itu, beliau memberikan penekanan khusus untuk jurusan RPL, mengingatkan kami agar tidak mengecas perangkat menggunakan T (multitap) yang bertumpuk-tumpuk karena hal itu bisa sangat berbahaya dan meningkatkan risiko kebakaran atau kerusakan alat.
Mas Anom juga berbagi cerita tentang pengalamannya bekerja di Telkom Access, termasuk tantangan yang pernah beliau hadapi dan bagaimana cara beliau mengatasi berbagai situasi yang berisiko.
Selain materi yang sangat bermanfaat, beliau juga memberikan pertanyaan-pertanyaan interaktif kepada kami. Setiap kali ada yang bisa menjawab dengan tepat dan berani maju ke depan, Mas Anom memberikan hadiah uang sebesar 50 ribu rupiah. Banyak teman-teman yang bersemangat untuk maju dan menjawab, menjadikan suasana semakin seru dan menyenangkan.
Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan kami tentang K3LH, tetapi juga membuat kami lebih peduli terhadap keselamatan dan kesehatan, baik di sekolah maupun dalam dunia kerja nanti.
Leave a Reply