Keseruan Hari Rabu!!

Penulis : Putri Ayu Wulandari

Rabu, 6 Maret 2024

Hai teman-teman, perkenalakan nama saya Putri Ayu Wulandari dari kelas X TJKT 4. Kali ini saya akan membagikan kegiatan saya selama belajar di SMK Telkom Purwokerto pada tanggal Rabu, 6 Maret 2024

BK Pada Jam 10.15

Pada pertemuan pelajaran BK kali ini, Bu Anisa menerangkan tentang larangan dan bahaya nya merokok, karena rokok dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Bagi perokok aktif dapat menyebabkan penyakit jantung, kangker, penyakit paru-paru, penyakit saluran pernapasan, dll. Bagi perokok pasif dapat menyebabkan penyakit jantung, kangker, dan gangguan pernapasan. Lalu dapat menyebabkan ketergantungan, keguguran pada ibu hamil, kesehatan mental, dan membuang-buang uang.

DPKC Pada Jam 09.05

Pada pelajaran DPKC hari ini, Pak Sadam berhalangan masuk tetapi ia memberikan tugas untuk di kerjakan pada saat ia sedang tidak ada. Karena saya di kelas tidak melakukan apapun saya langsung mengerjakan tugas dari Pak Sadam. Seperti pada nomor 10 yaitu 100.100.100.100/27 jawabannya adalah a.total ip : 32 b.range ip : 100.100.100.96-100.100.100.127 c.net id : 100.100.100.96 d.broadcast : 100.100.100.127 e.host : 100.100.100.97-100.100.100.126 f.subnet : 255.255.255.224

Sejarah Pada Jam 11.30

Pada pelajaran sejarah hari ini, saya melanjutkan komik yang ditugaskan Bu Nina untuk Penilaian Tengah Semester. Hari ini saya melanjutkan memasuk-masukan foto yang sudah saya screenshot dari youtube, saya memilih komik menceritakan cerita rakyat dari Bangka-Belitung yaitu “Si Kelingking”. Cerita tersebut menceritakan sepasang suami istri yang sudah lama menikah, tetapi belum dikaruniai seorang anak. Hingga suatu hari kedua pasang suami istri itu berdoa kepada Tuhan YME untuk memberikan anak walau sebesar kelingking. Suatu hari sang istri dinyatakan hamil, setelah beberapa bulan sang istri melahirkan seorang anak lelaki. Tetapi suami istri itu bingung kenapa sang anak sangat kecil, yaitu hanya sebesar kelingking. Namun mereka tetap menerimanya karena mereka sadar bahwa selama ini mereka doa meminta anak walau hanya sebesar kelingking, dan memberikan nama “Kelingking”. Meski kecil, Kelingking memiliki porsi makan besar. Orang tua Kelingking ingin menyingkirkan dia karena kesulitan merawatnya. Sang ayah membawa Kelingking ke hutan dan sengaja menyeret pohon ke arahnya. Kelingking tertimpa pohon dan ayahnya memberitahu sang istri bahwa Kelingking telah meninggal. Namun, Kelingking kembali dengan membawa batang pohon. Mereka menyadari bahwa Kelingking adalah anak mereka sendiri dan menerima dia apa adanya. Kelingking dirawat dengan penuh kasih sayang dan menjadi tulang punggung keluarga karena kekuatannya yang besar. Pesan moral dari cerita “Si Kelingking” adalah tentang pentingnya keteguhan hati, semangat pantang menyerah, menghargai perbedaan, dan tidak menilai seseorang dari penampilan fisiknya.

Segitu dulu kegiatan yang dapat saya sampai kan, terimakasih….