Suka Dirinya

Di alam hati yang teduh tercipta, Sebuah cerita indah bermula, Tentang seorang diri yang mencinta, Menggenggam cinta pada dirinya sendiri. Di dalam dada yang berdentang riang, Suka dirinya berkembang menjadi lagu, Lirihnya melodi, mengalun syahdu, Mengukir senyum pada wajahnya. Dia bukan pujangga kata-kata megah, Namun rasa suka pada dirinya tumbuh, Seperti bunga yang merekah di pagi, Keindahannya mekar dalam diri sendiri. Suka dirinya adalah matahari terbit, Menyinari dunia dalam diri yang tulus, Tak perlu persetujuan dari yang lain, Dia tahu, cinta sejati dimulai dari dalam. Laksana embun di dedaunan pagi, Suka dirinya berkilau dalam beningnya, Merentangkan sayap ke langit biru, Menjadi kebahagiaan yang tak terbendung. Terhampar di relung hati yang dalam, Suka dirinya bukanlah kesombongan, Melainkan penghargaan pada diri sendiri, Menemukan kecantikan di dalam kesederhanaan. Oh, suka dirinya, bunga yang mekar, Di kebun jiwa yang subur dan damai, Mengajarkan bahwa mencintai diri, Adalah kunci kebahagiaan sejati.