Ex boyfriend

Sore itu aku berjalan kaki pulang selepas sekolah namun ada yang aneh, seorang pria aneh memakai topeng badut dan memiliki kulit yang terdapat bekas luka bakar entah darimana mengikutiku dari belakang dan aku merasa takut, aku segera lari untuk langsung pulang sekolah.
Sesampainya di rumah aku masih merasa merinding badanku amat bergetar tetapi aku tidak mau menghiraukan hal tersebut aku ingin cepat-cepat tidur.
Malam itu ak terbangun mendengar suara aneh dengan kondisi tidak enak badan. aku mendengar suara teriakan dari ruangan sebelahku, aku segera lari keluar menuju suara tersebut, namun saat itu juga aku mendengar suara samar-samar dari kamar itu.
Di sana aku melihat orang tuaku yang sudah terpotong tubuhnya menjadi beberapa bagian dan kamar itu sudah seperti kolam darah aku sangat terkejut dan juga ketakutan karena pria bertopeng yang mengikuti sepulang sekolah yang telah membunuhnya.
Seketika aku berlari panik kembali menuju kamarku dan aku bersembunyi di dalam lemari, tiba-tiba aku mendengar suara langkah kaki yang sedang menuju ke arah kamar ku, suara decitan kayu yang membuatku merinding. Aku menutup kedua mataku dan berharap ini hanyalah mimpi.
Namun pria pembunuh itupun memasuki kamar, aku hanya menangisi hidupku yang takkan lama lagi. Perlahan ia membuka pintu lemariku “Ya Tuhan tolong aku!”. Seketika pembunuh itu pun membuka topengnya “hallo sayang bukanya kita sudah lama tidak bertemu?” aku sangat terkejut dan syok karena pria bertopeng itu adalah mantan pacarku yang ingin balas dendam karena aku yang telah membakarnya hidup-hidup.