Belum sempat memiliki,tapi hati ini seperti dipaksa berhenti menyayangi.Harapan sudah mencapai menara tertinggi,karena mata seperti tercelik pada realita.
Andai pertemuan kita tertulis pada garis segitiga yang menyatukan aku dan kamu,tapi sebaliknya kamu dan dia,aku akan menumpuk rasa.
Seakan mengerti,bahwa bagian kosong dihatimu sudah ada yang menduduki.seakan mengerti,tentang kenyataan yang mengharuskan kita berada pada jalannya masing masing.lalu,aku memilih untuk mengerti pengertian itu.
Yang kuinginkan kebahagiaan, seperti sepasang mataku menyaksikan kalian bahagia.yang kuinginkan kepastian;tentang perasaan yang seperti tidak ada ujungnya.yang kuinginkan sayang yang sederhana; cukup sederhana hingga aku tidak perlu meminta apa apa hingga aku tidak perlu merasa kecewa, aku tahu rasanya disayang tanpa perlu meminta.
Apa bisa kudapatkan apa yang kuinginkan? Tidak,bukan?
Jadi kubiarkan saja perasaan ini perlahan mengikuti aliran tanpa terlihat sebagai satu kesalahan,karena aku anggap ini adalah “learning process” dalam kehidupan kita.Meskipun hati begitu menginginkan. tapi aku tahu batas batas yang tidak boleh kita lawan.
Leave a Reply