Ruang jejak

Ini aku. Dulu, kupikir semua akan berjalan seperti apa yang kita pengin. Dulu, kukira semua akan seperti khayalan indahku. Sampai akhirnya, aku sampai dititik dimana aku merasa semuanya melenceng dari khayalan-khayalan yang selama ini kuharapkan.

Datang ke suatu tempat yang mana tak ada yang ku kenal. Saat itu, aku merasa seakan kehilangan jati diri. Namun, disaat yang bersamaan aku sadar satu hal “kita hanya punya diri sendiri”. Yang tadinya kita anggap rumah yang kokoh, rumah yang selalu melindungi kita dari hujan, yang akan selamanya bersama, sirnah tergoncang kuat gempa.

Meski sekarang meski terasa sepi tapi aku sudah mulai menyukai hal itu. Karna setelah dipikir-pikir, hal itu tak terlalu buruk. Jalani apa yang ada dan ubah apa yang memang bisa kita ubah, masih banyak hal baru yang belum kita coba dan rasakan. Jadi, ayo kita tumbuh lebih lama lagi. Ya?